Dinsos Indramayu Sidak Dugaan Penyimpangan BPNT Kecamatan Anjatan

banner 120x600
banner 468x60

BeritanyaInfo – Indramayu, Dugaan penyimpangan dalam program BPNT yang terjadi di Desa Cilandak lor Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu menjadi perhatian serius dari pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu.

Seperti yang terpantau Beritanya Info, Selasa (27/7), Kabid Linjamsos Boy Billy Prima didampingi Kasie BPNT Ramdhan, TSKS Kecamatan Anjatan Abas, Kasie Kesos Bisri dan beberapa staf dari Dinsos, melakukan Sidak (Inspeksi Mendadak) di wilayah Kecamatan Anjatan, tepatnya di Desa Cilandak lor.

banner 325x300

Dasar sidak dari pihak Dinsos tersebut adalah dugaan penyimpangan program BPNT yang dilakukan oleh E- Warong Lailiyah, Desa Cilandak lor, seperti yang dimuat Media Online Beritanya Info, belum lama ini.

Sebelum Cek lokasi E-Warong Lailiyah dilakukan kordinasi di kantor Kecamatan Anjatan. “Kami menghargai tupoksi media sebagai  kontrol sosial dan kita tindaklajuti.”ucap Boy.

Sedangkan terkait pemberitaan media tentang E Warung Lailiyah, TKSK Kecamatan Anjatan Abas dan Bisri Kasi kesos,”memang ibu ade pemilik E Warung susah kalau dihubungi.”ucap mereka

” Selain E-Warong Lailiyah, masih ada E Warung yang tidak ada warungnya diantaranya Desa Kedungwungu dan Mangunjaya.”tutur Abas.

Pada kesempatan itu, Kabid Linjamsos Boy Billy Prima mengecek langsung E- Warong Lailiyah milik Agen Ade namun, saat sidak itu, E – Warong milik agen Ade tutup dan yang bersangkutan tidak berada ditempat.

Orang tua agen Ade mengatakan, “Ade dari jam sembilan sudah gak ada di rumah gak tau kemana.”jelasnya

Ditambah lagi, E – Warung milik agen Ade terkesan hanya sebagai formalitas saja, karena tidak ada aktifitas jual beli dan selalu tertutup .

Bahkan beberapa kali dihubungi via ponsel oleh Kasie Kesos, Bisri dan TSKS Kecamatan Anjatan, Abas, agen Ade tidak mengangkat teleponnya.

Menurut Boy Billy Prima, kepada Beritanya Info, mengatakan,” bilaterjadi pelanggaraan dalam realisasi program BPNT, seperti kategori ringan pihak E – Warong akan diberikan Surat Peringatan (SP) satu, pelanggaran sedang diberikan SP Dua, pelanggaran berat SP tiga dan akan direkomendasikan kepihak Bank BNI dan dalam jangka 14 hari, pihak dari Bank BNI akan menon aktifkan fungsi dari E – Warong tersebut.

“Sudah karena yang bersangkutan pemilik E Warong gak ada, biar nanti kita panggil resmi saja.” tegasnya

” Kami melakukan sidak di Wilayah Kecamatan Anjatan, karena ada pengaduan dari rekan media, bahwa ada E – Warong yang pertama tempat usahanya tidak ada, kedua tidak berjalan usahanya, begitu saya klarifikasi kesini tempatnya mana, ternyata tidak ada barang daganganya,  nanti akan kami tindak lanjuti.”tegasnya

Boy menambahkan,” kami meminta kerja sama dari rekan media dan lembaga untuk mengawal program-program Bansos dari pemerintah, bila mana ditemukan adanya dugaan penyimpangan dan pelanggaran, dirinya meminta agar segera dilaporkan ke Dinas Sosial, untuk segera ditindak lanjuti.”ungkapnya

Masih menurut Boy,”disaat masa pandemi seperti sekarang ini, antara faktor ekonomi dan kesehatan haruslah berimbang, semuanya berjalan secara bersamaan, tidak berjalan sendiri sendiri.”

” Dimasa pandemi, suksesnya program bansos sembako ini haruslah diperhatikan antara ekonomi dan kesehatan, makanya vaksinasi itu haruslah berjalan dalam rangka untuk meningkatkan dan mencapai Heart Imunity, agar tercapai 60 persen dari jumlah penduduk,  serta masyarakat kita masih termakan Berita berita Hoax terkait vaksinasi, makanya kita harus memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, itu adalah tugas kita. ” jelasnya

Usai sidak ke Desa Cilandak lor, rombongan Kabid Linjamsos melakukan sidak di Desa Kedung wungu Kecamatan Anjatan, tepatnya di E Warung Defa,seperti halnya di Desa Cilandak lor, Kabid Linjamsos tidak ditemui agen setempat karena tidak sedang  berada ditempat, walhasil bangunan kios ada namun tutup tidak ada aktifitas.

“Nanti hasil kontrol ini kita kriteriakan sesuai dengan pelanggaranya.”tutupnya (Mansur Kurdi / Caya)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *