Setelah Diduga Membunuh Istri,Suami Gantung Diri

banner 120x600
banner 468x60

Beritanya Info-Indramayu, Warga Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (1/7) malam, digegerkan dengan diketemukannya pasangan suami istri yang meninggal dunia secara tragis.

banner 325x300

Menurut info yang didapat Beritanya Info, identitas pasangan suami istri yang diketemukan sudah tidak bernyawa tersebut, adalah Tar (53) dan An (55).

Adapun kronologi dari kejadian itu bermula dari salah seorang warga setempat, bernama Trisnanto, secara tidak sengaja melihat ada sesosok tubuh manusia tergantung dengan leher terjerat tali tambang disebuah pohon mangga, dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Usai melihat ada orang yang gantung diri, Trisnanto kemudian menghubungi Ririn, pedagang kantin di RS Bhayangkara Losarang, Indramayu, karena pohon mangga itu persis dekat dengan kediaman Ririn.

Setelah mendengar kabar itu, Ririn, bersama warga lainnya, kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian, mengetahui pria yang gantung diri itu adalah tetangganya.

Selanjutnya Ririn mendatangi rumah Tar, untuk memberitahukan kepada istrinya An, namun, betapa terkejutnya saat perempuan itu membuka pintu dan masuk kerumah pasutri itu, Ririn kembali dikagetkan ketika melihat pemandangan didepannya, yakn tubuh An (istri Tar), tergeletak dilantai, dengan tubuh bersimbah darah dan sudah meninggal dunia, dengan luka dileher An yang sobek, diduga akibat benda tajam.

Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh Susilo Herlambang, SIK, melalui Kapolsek Losarang, Kompol H. Mashudi, SH, MH, mengatakan,’ An diduga telah dibunuh oleh suaminya sendiri Tar, usai membunuh istrinya, kemudian mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri disebuah pohon mangga.

Mashudi menambahkan,” dugaan sementara korban dibunuh oleh suaminya, diduga motifnya karena rasa cemburu Tar, kepada An, istrinya. Untuk kasusnya kini kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut” ucapnya.

Jasad pasutri tersebut kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Losarang, karena menurut informasi, sebelum keduanya meninggal dunia, pasutri itu terserang demam dan flu, sehingga petugas yang melakukan pemeriksaan dan membawanya ke rumah sakit mengenakan baju APD. (Mansur Kurdi)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *