banner 728x250

Diduga Adanya Pungutan Liar Dalam Penyaluran BPNT Desa Sumuradem Indramayu

banner 120x600
banner 468x60

BeritanyaInfo – Indramayu, Salah satu KPM (Keluarga Penerima Manfaat) resah dirinya dan warga lainnya dipungut saat menerima penyaluran Bahan Pangan Non Tunai (BPNT).

MR (35 tahun) mengeluh dirinya dipungut sebesar 50 ribu rupiah untuk 5 kantong beras berisi masing-masing 10 kilogram beras, jadi perkantong dipungut sebesar 10 ribu rupiah.

banner 325x300

MR menjelaskan,” saya mendapat bantuan sosial sebanyak 5 kantong beras, buah – buahan, kacang hijau, telor dan daging sapi, saya sebagai warga sangat senang dengan adanya bantuan ini namun yang bikin resah adalah adanya pungutan sebesar 50 ribu rupiah untuk 5 kantong beras tersebut.” ungkapnya

MR menambahkan,” ketua RT dan keponakan aparat desa yang mengutip dan mengantarkan bantuan sembako tersebut ke warga, warga pasrah dengan adanya pungutan itu mau gimana lagi ya udahlah gak begini gak begitu, masyarakat ribut dan mengeluh duit lagi duit lagi, harapannya gak ada lagi pungutan seperti ini.” pintanya

Kuwu Desa Sumuradem H. Tasmarih saat dikonfirmasi mengatakan,” pihak pemerintah desa tidak memerinrahkan kepada ketua RT, ketua RW dan aparat desa untuk melakukan pungutan dalam program BPNT.” katanya

Kabid Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Indramayu Boy Billy Prima menegaskan,” tidak boleh ada pungli dengan dalih apapun, kalo ada terjadi silahkan KPM membuat pengaduan ke desa, kecamatan dan polsek terdekat, ke dinas sosial pun bisa pengaduannya, jangan mau dan tolak pungutan apapun.” tuturnya (Tim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *