MIRIS  

Ketua DPRD Lampung Utara Diduga Lakukan Penganiayaan Terhadap Wartawan

banner 120x600
banner 468x60

BeritanyaInfo – Lampung, Kasus dugaan pemukulan wartawan diduga dilakukan oleh Ketua DPRD Lampung Utara Romli kejadian terjadi pada hari rabu (15/09/2021).

Kasus ini mendapat kecaman dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Organisasi Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Lampung.

banner 325x300

Ketua FPII Setwil Provinsi Lampung Aminudin, S.P, mengutuk keras tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh seorang pimpinan di lembaga wakil rakyat tersebut.

Aminudin mengungkapkan,” bila informasi yang saya peroleh ini benar bahwa wartawan dipukul oleh Ketua DPRD di gedung wakil rakyat ini sangat memalukan, dan tidak bisa dianggap sepele.” Ucapnya

Aminudin menambahkan,” sangat disayangkan seorang anggota dewan, apa lagi jabatannya sebagai Ketua DPRD berulah seolah preman, jangan jadi preman berdasilah, seorang wakil rakyat harusnya jadi panutan dan memberi contoh yang baik kepada wartawan yang merupakan mitranya dan
saya berharap oknum anggota dewan ini segera sadar bahwa semua kegiatannya tidak terlepas dari kerja jurnalis agar informasi atau kegiatannya dapat sampai kepada publik.” tutupnya

Diberitakan sebelumnya, bahwa kekerasan terhadap jurnalis menimpa salah seorang wartawan media harian online sumatera.com Afriantoni di Kabupaten Lampung Utara. 

Berikut kronologis Kejadiannya, afriantoni warga Jalan Pahlawan, Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan, menjelaskan sebelum dia dianiaya di ruang Fraksi Partai PAN, Gedung DPRD Lampung Utara di Jalan Sukamo Hatta, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, dirinya sedang dengan bersama salah seorang anggota dewan di halaman depan Gedung DPRD Kabupaten Lampung Utara.

Afriantoni kemudian dipanggil oleh Romli, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara Romli mengajak Afriantoni masuk ke ruangan Fraksi PAN, kemudian mereka terlibat cekcok mulut, sejurus kemudian pelaku langsung memukul wajah korban hingga beberapa kali, kemudian korban dipisah oleh ajudan Romli yang bernama Heri serta beberapa pegawai Honorer di Kantor DPRD. Rabu (15/09/2021) sekira pukul 13.20 WIB

Afriantoni kemudian melaporkan kasus tersebut Ke Polres Lampung Utara dengan bukti laporan polisi LP Nomor: STPL/B-1/976/IX/2021/SPKT/Polres Lampung Utara/Polda Lampung, tanggal 15 September 2021.

Afriantoni menjelaskan,” aksi pemukulan itu terjadi di ruang fraksi PAN dan halaman kantor DPRD Lampura, akibat pemukulan itu saya mengalami luka memar pada bagian wajah dan mata sebelah kanan dan saya sudah lakukan visum untuk selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polres Lampura.” Ungkapnya

Afriantoni menambahkan,” setelah itu saya pergi ke ruang wartawan, dan saat itu saya bertemu dengan pelaku kembali, saya dirangkul sama pelaku kemudian saya dipukul lagi dengan menggunakan tangan satu kali, atas kejadian ini saya melapor ke Polres Lampung Utara untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.”

Afriantoni telah melaporkan kejadian tersebut dan diterima Ka SPK Polres Lampung Utara Aipda Hendra Dinata.

Belum diketahui pasti motif hingga terjadi pemukulan tersebut, hingga berita ini ditayangkan, Ketua DPRD Lampung Utara yang diduga melakukan pemukulan terhadap wartawan belum memberikan keterangan resmi. (***)

Sumber : FPII Setwil Lampung

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *