gugat jokowi

Sudah Empat Bulan Kasus Dugaan Ijasah Paket C Palsu Di Polres Lampung Selatan Tak Ditindaklanjuti

banner 120x600
banner 400x130

BeritanyaInfo – Lampung Selatan, Kasus dugaan penerbitan ijazah paket C oleh kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sari Asih Jati Mulyo Lampung Selatan Tijan Darorie yang sudah dilaporkan beberapa elemen kemasyarakatan ke Polres Lampung Selatan. Tapi sampai hari ini belum ada tindak lanjut yang berarti.

Menurut Hendriyanto Basuki, Sekretaris DPW Masyarakat Indonesia Maju ( MIM ) Provinsi Lampung yang didampingi Aminudin S.P Ketua Forum Pers Independent Indonesia ( FPII ) Provinsi Lampung sebagai pihak yang melaporkan masalah dugaan penerbitan Ijazah paket C palsu tersebut, pada saat ditemui media jum at (07-012- 021) di Kantor FPII Provinsi Lampung Jalan P.Tegal Kelurahan Waydadi Kec. Sukarame Bandar Lampung, laporan pengaduan mereka sudah masuk ke Polres Lampung Selatan pada 24 Agustus 2021,hingga saat ini belum ada progres yang berarti.

banner 325x300

“Sejak kita memasukkan surat laporan ke pihak Polres Lampung Selatan terhitung sejak tanggal 24 Agustus 2021, belum ada tindak lanjut yang berarti.”

“Kita sudah berkali-kali datang ke Polres Lampung Selatan, mungkin sudah empat kali untuk mempertanyakan tindak lanjutnya, tapi tidak mendapatkan penjelasan yang berarti terkait kasus yang kami adukan,” katanya.

Menurutnya, pihaknya pada hakekatnya laporan yang mereka adukan ini sebenarnya membantu kinerja penegak hukum dalam hal mengungkap dugaan indikasi tindak pidana. Seharusnya pihak penegak hukum dapat merespon dengan cepat. Apa lagi ada instruksi Kapolri bahwa setiap laporan harus ditangai dengan cepat.Menurut Aminudin S.P diduga ada perbuatan persekongkolan yang dilakukan Tijan Darorie selaku kepala PKBM Sari Asih Suradiyanto selaku perantara dan Amir Sukardi selaku pemilik ijazah sudah jelas-jelas melanggar Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL.


Ketiga nya yang diduga pelaku tersebut dapat dijerat hukum sesuai yang tertulis didalam undang-undang tentang sistem Pendidikan.

Hendriyanto Basuki menambahkan,” sebenarnya tidak sulit bagi polres Lampung Selatan untuk mengusut tuntas masalah yang mencederai dunia pendidikan ini, karna sebelum nya baik Tijan Darori maupun Suradiyanto sudah dipanggil pihak Dinas Pendidikan Lampung Selatan dan bertemu dengan Firman ketika itu dan mereka mengakui perbuatan mereka melakukan pemalsuan ijazah paket C untuk Amir Sukardi,” katanya.

“Kita masih menunggu keseriusan Polres Lampung Selatan, tapi kalau nanti ternyata laporan kami ke Polres Lampung Selatan tidak ada kelanjutan, mungkin kami akan menarik laporan, dan kami akan melapor ke pihak Polda Lampung,” katanya.

Sementara Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin S.H, SIK, M.Si yang dihubungi lewat pesan singkat whatsapp, sabtu (08-01-2021) untuk mengklarifikasi terkait laporan beberapa elemen menyangkut dugaan penerbitan ijazah oleh Tijan Darorie Cs, dirinya akan menanyakan kepada pihak penyidik.

“Terima kasih, mohon waktu saya tanyakan dulu kepenyidik,” katanya. (Red***)

Sumber : Forum Pers Independent Indonesia ( FPII ) dan Lembaga Masyarakat Indonesia Maju ( MIM ) Lampung.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *