Keluarga Korban Tenggelam KM Luragung dan Dua Nelayan Yang Selamat, Mendapat Bantuan Dari Bupati Indramayu

banner 120x600
banner 468x60

BeritanyaInfo – Indramayu, Tragedi Kecelakaan maut perahu nelayan KM Luragung yang menewaskan Apandi (38), Warga Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, Kamis (10/02), diperairan laut Eretan, mendapat perhatian serius dari Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, dengan memberikan bantuan.

Pantauan Beritanya Info, bantuan dari Bupati Hj. Nina Agustina tersebut disampaikan langsung oleh Camat Patrol, Hatta Direja,S.STP, sebagai perwakilan dari Bupati, didampingi Kasi Trantib Bagus Asep Trisnadi dan Kuwu Desa Sukahaji, H. Aan Suprianto.

banner 325x300

Menurut Camat Patrol, Hatta Direja, S.STP, Bupati Nina turut prihatin dan menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga Apandi (38), korban yang meninggal dalam kecelakaan perahu tenggelam tersebut.

” Saya menyampaikan amanat dan pesan dari Ibu Bupati Nina untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban, Ibu Bupati menyampaikan turut berbela sungkawa, beliau juga meminta kepada keluarga korban agar tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini, karna semua ini adalah ujian dari Allah SWT, sekaligus Ibu Bupati juga menitipkan bantuan uang dan sembako, untuk keluarga korban baik yang meninggal dan yang selamat, semoga ini bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban ” ucap Camat Patrol.

Ditambahkan Hatta, Bupati Nina belum bisa berkunjung langsung dan takziyah, dikarenakan ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan, maka dari itu amanat dan pesan diwakilkan dirinya.
Selain bantuan dari Bupati, keluarga korban yang meninggal dan yang selamat juga mendapat bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, bantuan berupa sembako dan peralatan dapur tersebut diserahkan langsung kekediaman korban yang meninggal dan korban yang selamat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kecelakaan laut yang terjadi pada Kamis (10/02), sekitar pukul 10.30 siang diperairan laut Eretan, menyebabkan Apandi (38), meninggal akibat tenggelam dan jenazahnya baru bisa diketemukan pada hari Minggu (13/02), sekitar pukul 11.00 siang di ujung pantai Cantigi, sedangkan dua orang lainnya yaitu Juwanda (58) dan Juwanto (49) selamat setelah ditolong nelayan perahu cumi yang kebetulan melintas dilokasi kejadian. (Mansur Kurdi)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *