FIS Gelar Seminar Nasional “Masjid dan Pemberdayaan Sosial Ekonomi Ummat”

banner 120x600
banner 468x60

BeritanyaInfo – Indramayu, Masih dalam rangkaian Ramadhan Fest, Forum Indramayu Studi (FIS) kembali menyelenggarakan kegiatan berupa Seminar Nasional pada Rabu 20/4/2022.

Bertempat di Aula Ki Sidum Kompleks Pendopo Kabupaten Indramayu, Seminar Nasional kali ini mengangkat tema “Masjid dan Pemberdayaan Sosial Ekonomi Ummat”.

banner 325x300

Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar yang dijadwalkan menjadi Opening Speech pada Seminar Nasional ini berhalangan hadir karena di waktu yang bersamaan harus berangkat ke Jakarta untuk memperoleh penghargaan sebagai TOP Pembina BUMD pada ajang TOP BUMD Award Tahun 2022 yang merupakan ajang penghargaan paling bergengsi dan terbesar bagi para pelaku usaha BUMD di Indonesia yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu Jajang Sudrajat yang hadir mewakili Bupati Indramayu mengapresiasi kegiatan yg diselenggarakan FIS dalam Rangkaian Acara Indramayu Ramadhan Fest ini. Jajang berharap acara ini dapat memberikan pencerahan bahwa masjid bukan sekedar tempat Ibadah semata, melainkan harus menjadi tempat bagi ruang sosial untuk kemajuan. 

“Melalui acara ini diharapkan masyarakat mengetahui bahwa masjid bukan sekedar tempat ibadah, melainkan juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial,” ujar Jajang.

Tampil sebagai narasumber utama pada Seminar Nasional ini adalah Dr. H. Adib, M.Ag. yang menjabat Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar), Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas islam) Kementerian Agama (Kemenag) RI yang hadir didampingi Kepala Seksi Kemakmuran Masjid.

Pada Seminar Nasional yang dihadiri oleh jajaran Kemenag Indramayu, para penyuluh keagamaan, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Ikatan Remaja Masjid (Irmas) dan pegiat Masjid se-kabupaten Indramayu, Adib memaparkan pentingnya memberdayakan dan mengoptimalkan fungsi masjid agar tidak hanya untuk ritual ibadah semata, melainkan dapat memberikan manfaat secara sosial ekonomi dalam mencapai kemajuan. 

Abid menambahkan, dengan demikian manfaat sosial masjid dapat dirasakan baik dilingkungan masjid dan masyarakat umum. Selain itu pentingnya berbicara kapasitas dan kesejahteraan bagi pengelola masjid agar bisa lebih berdaya dan diperhatikan. 

Peranan remaja masjid juga menjadi penting bagi keaktifan dan kemakmuran Masjid. Untuk diketahui, pendataan Masjid di Indonesia merupakan yang terbaik di dunia. Oleh karena itu langkah selanjutnya bagaimana menggerakkan ekonomi Masjid. 

“Pendataan masjid di kita (Red: Indonesia) merupakan yang terbaik di dunia. Tentunya dibutuhkan peran remaja masjid untuk menggantikan kegiatan dan memakmurkan masjid,” ujar Adib

Adib juga menyampaikan akan banyak program yg diadakan, salah satunya yaitu program beasiswa atau pendanaan untuk para pengurus masjid,Irmas, takmir, imam masjid, dan marbot masjid. Pendanaan tidak hanya mengandalkan dari dana APBD namun bisa juga melalui BAZNAZ atau juga dengan diadakannya dana masjid atau yg lainnya.

Ketua umum FIS Arif Rofiuddin berharap kegiatan ini akan memberi angin segar bukan saja pada pengelola Masjid melainkan penggiat Masjid, untuk terus berinovasi dan adaptif dalam menjawab tantangan jaman untuk memakmurkan masjid. Bagaimana masjid tidak hanya dijadikan sebagai tempat ibadah semata, melainkan menjadi ruang sosial ekonomi yg membawa kemajuan dan kemakmuran untuk masyarakat.

Pada kegiatan ini FIS berkolaborasi dengan PK PMII STIDKI NU Indramayu, serta di support oleh Senyum Anak Nusantara (SAN) Chapter indramayu, paguyuban Duta Baca Indramayu, dan Komunitas Pecinta Alma Indramayu (KOPI).

Arif Rofiuddin menyampaikan komitmennya untuk menjadikan FIS sebagai pelopor dalam upaya memakmurkan masjid bukan saja sebagai ruang peribadatan melainkan menjadikan Masjid sebagai pelopor pembangunan sosial ekonomi masyarakat.

“Saya beserta rekan-rekan FIS bertekad menjadi pelopor untuk memakmurkan masjid sebagai tempat peribadatan dan juga masjid sebagai sebagai pelopor pembangunan sosial ekonomi,” ujar Arif kepada Diskominfo Indramayu melalui telepon selulernya paka Kamis, 21/4/2022. (Caya)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *