Bawaslu Salatiga Perhatikan Kuota Perempuan Dalam Pendaftar Calon Panwaslu Kecamatan

banner 120x600
banner 468x60

BeritanyaInfo, Salatiga – Proses pembentukan Panwaslu Kecamatan untuk Pemilu Serentak 2024 di Kota Salatiga berjalan lancar. Pendaftaran yang dibuka pada tanggal 21 – 27 September yang lalu berlanjut pada perpanjangan pendaftaran di dua kecamatan yaitu Kecamatan Tingkir dan Kecamatan Argomulyo karena belum terpenuhinya 30% kuota perempuan.

Perpanjangan pendaftaran dimulai pada tanggal 2 – 8 Oktober 2022 sehingga terdapat sebanyak 123 pendaftar calon Panwaslu Kecamatan.

banner 325x300

Pada proses seleksi administrasi ada tiga pendaftar yang tidak lolos karena dua orang belum terpenuhi batas minimal usia yaitu 25 tahun dan satu orang pendaftar mengundurkan diri karena bekerja di tempat lain. Kemudian itu sebanyak 99 orang calon Panwaslu Kecamatan mengikuti tertulis berbasis online yang dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober bertempat di Gedung Ahmad Dahlan UIN Salatiga.

Setelah itu pada tanggal 18 Oktober, Bawaslu Kota Salatiga mengumumkan peringkat enam besar dari setiap kecamatan. Peringkat enam besar ini diperoleh berdasarkan hasil tes tertulis dan rekap penilaian yang diterima dari Bawaslu RI melalui Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Yang kemudian dilanjutkan dengan tes wawancara pada tanggal 20 dan 21 Oktober oleh Bawaslu Kota Salatiga.

Acara pelantikan digelar pada hari Jumat, 28 Oktober di Hotel Grand Wahid Salatiga setelah sebelumnya diumumkan Panwaslu Kecamatan terpilih pada tanggal 26 Oktober yang lalu.

“Kami mencoba konsisten dengan arahan dari Pimpinan Bawaslu RI dan Bawaslu Jawa Tengah untuk memperhatikan keterpenuhan 30% kuota perempuan. Rapat pleno yang penuh dinamika memutuskan 12 nama, termasuk didalamnya ada empat orang perempuan” jelas Agung Ari Mursito, Ketua Bawaslu Kota Salatiga.

Yesaya Tiluata selaku Ketua Pokja Pembentukan Panwaslu Kecamatan menyampaikan bahwa ini merupakan sejarah baru karena di setiap kecamatan terdapat seorang perempuan yang terpilih.

Sebelumnya pada saat Pilkada Salatiga 2017 hanya ada tiga perempuan, di Pilkada Gubernur Jateng 2018 hanya ada dua orang yang berlanjut pada Pemilu 2019, dan saat ini utk Pemilu 2024 ada empat orang srikandi pengawasan.

“Mereka adalah Sri Sundari dari Argomulyo, Siti Khoiriyah dari Tingkir, Ariana Werdi Astuti dari Sidomukti, dan Firda Yulianti dari Sidorejo” terangnya.

Tamu undangan yang hadir dalam pelantikan tersebut adalah Pj. Walikota Salatiga diwakili oleh Sidqon Effendi, Asisten 3 Sekda Kota Salatiga. Lalu Kapolres Salatiga diwakili oleh Kompol Budi, Kabag Ops dan AKP Nanung Nugroho, Kasat Reskrim Polres Salatiga, dan Mayor Hermanus mewakili Komandan Kodim 0714 serta Camat se-Kota Salatiga.

Setelah pelantikan dilanjutkan pembekalan oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Salatiga. Kemudian menghadirkan narasumber lain yaitu Ketua KPU Kota Salatiga, Syaemuri dan Kepala Kejaksaan Negeri Salatiga, Herwin Ardiono, S.H.
(Bawaslu Salatiga)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *