Polemik Status Musholla menjadi Masjid di Desa Sukra Wetan

BeritanyaInfo, Indramayu – Musyawarah terkait polemik status mushola Baddrussalam Sukra wetan menjadi status masjid dilakukan diAula desa Sukra wetan Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu Sabtu,24 Januari 2026.

Penolakan perubahan status mushola menjadi masjid dilakukan oleh para keluarga Wakif dan dari keluarga Nadhir karna menurutnya tidak sesuai amanah Wakif.

Dalam musyawarah tersebut dihadiri langsung dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Indramayu prof.Dktr Abdurrosyid Rijky,Kemenag Indramayu Moh.Amin,Tarjuki Pemdes Sukra wetan,Suma Iryanto perwakilan dari Kecamatan Sukra,Sidik maulana KUA Sukra dan para perwakilan Nadir yang lama,tokoh ulama dan tokoh masyarakat.

Kegiatan musyawarah membahas penyelesaian permasalahan yang sudah lama terjadi terkait perubahan status mushola menjadi masjid yang sempat mengganggu aktivitas kegiatan beribadah.

Menurut keterangan dari Hasan selaku menantu dari Wakif menyampaikan”kami sangat keberatan kalo mushola tersebut dijadikan masjid karna apa,karna tidak sesuai apa yang sudah diamanatkan kepada kami dan pengurus mushola yang lama”ujarnya.

Dalam surat yang ada di BWI surat yang sah masih dalam bentuk mushola belum ada perubahan status yang sah. Menurut keterangan dari pihak BWI Prof.Dktr Abdurrosyid Rijky dalam keterangannya mengatakan, “kalo mau perubahan status gajadi masalah asalkan ditempuh dengan regulasi yang benar,dalam hal ini bentuk dulu Nahdirnya setelah itu ajukan permohonannya tersebut” Ujarnya.

Dari hasil musyawarah yang dimediasi oleh pihak Kecamatan Sukra,Pemdes Sukra Wetan,BWI Indramayu dan Kemenag Indramayu telah terpilih nama-nama calon Nadhir yang baru yang nantinya untuk diajukan ke Badan Wakaf Indonesia (BWI) Indramayu melalui KUA Kecamatan Sukra.

Untuk nama yang akan diajukan sebagai calon Nadhir yang baru Ketua Sutrisno S.E, Sekertaris Mohammad Soleh S.H, Bendahara Muthoharo serta dua anggota Sunaryo S.H, dan H Effendi.

Sementara itu Kuwu Sukra Wetan Kuswandi melalui Tarjuki mengatakan, “saya hadir disini haya sebagai mediasi dan memfasilitasi saja,untuk hasil sendiri saya serahkan kepada yang berkepentingan apapun hasilnya saya harapkan yang terbaik bagi jama’ah itu sendiri” Ujarnya. (Sod)


Eksplorasi konten lain dari BeritanyaInfo

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar