Dalam rangka penyusunan Dokumen Perencanaan Daerah yang efektif dan komprehensif

BERITANAYINFO INDRAMAYU – Bappeda-Litbang melalui Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi (PPE) melaksanakan Rapat Identifikasi Kebutuhan Data pada Selasa, 04 Juli 2023 di Aula Bappeda-Litbang. Rapat ini dihadiri oleh fungsional perencana dan perwakilan dari masing-masing bidang Bappeda-Litbang.

Paparan disampaikan oleh Kelompok Substansi Data dan Pelaporan, ERNA SETYAWATI, S.PT., M.Ec.Dev, yang memberikan penjelasan penting mengenai peran data dan informasi dalam perencanaan pembangunan daerah. Ditekankan juga bahwa perencanaan pembangunan daerah harus didasarkan pada data dan informasi yang dikelola dengan baik melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah pasal 274. Dengan adanya sistem ini, data dapat terintegrasi dengan baik dan menjadi dasar yang kuat untuk mengidentifikasi kebutuhan dan mengambil keputusan yang tepat dalam penyusunan dokumen perencanaan daerah.

Disampaikan juga terkait data dan informasi yang dibutuhkan dalam penyusunan dokumen perencanaan daerah, seperti peraturan perundang-undangan, kebijakan nasional, dokumen-dokumen (RPJP; RPJM; RKP; RPJPD; RPJMD; RKPD; RTRW; RPPLH; hasil evaluasi RPJPD, RPJMD, RKPD periode lalu, dan data lain yang dapat dipertanggungjawabkan), data kuantitatif sesuai dengan kebutuhan daerah (data aspek geografi dan demografi, aspek kesejahteraan masyarakat, aspek daya saing, dan aspek pelayanan umum yang terdiri dari layanan urusan wajib dasar, urusan pilihan, dan urusan penunjang).

Disoroti juga terkait pentingnya data yang akurat, terkini, dan terverifikasi. Dengan memiliki data yang lengkap dan akurat, pemerintah daerah akan dapat mengidentifikasi kebutuhan masyarakat secara lebih tepat dan menyusun program pembangunan yang relevan serta efektif.

Selain itu, ditegaskan bahwa pengelolaan data dan informasi dalam SIPD harus dilakukan secara terus-menerus dan terintegrasi dengan berbagai instansi terkait. Hal ini penting untuk memastikan bahwa data yang diperoleh selalu diperbarui dan dapat diakses oleh semua pihak yang berkepentingan, termasuk dalam proses penyusunan dokumen perencanaan daerah.

Dengan adanya rapat ini, diharapkan internal Bappeda-Litbang dapat mengimplementasikan prinsip-prinsip ini dengan baik dalam penyusunan dokumen perencanaan daerah yang akan datang.(Ayu***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

gugat jokowi

gugat jokowi