Diduga Kurang Setor, Dari 31 Kecamatan Hanya 28 Camat Dilantik sebagai PPATS Dihambat oleh Kasubag Pemerintahan


BeritanyaInfo, Indramayu – Jabatan dan kedudukan di pemerintahan sangat menentukan kapasitas dan kredibilitas seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu Seperti halnya jabatan Camat.

Menurut Camat Sukra, Dadang Rusyanto, S.IP, M.Si ,” untuk menempati dan menjabat sebagai camat yang masing-masing memiliki wilayah dan desa sebagai daerah binaannya, tentunya peranan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang di tunjuk dan di lantik oleh Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, SH, MH, CRA.,” tuturnya.

Dadang Rusyanto, S.IP, M.Si menambahkan,” Camat atau sebutan lain adalah pemimpin dan koordinator penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kerja kecamatan yang dalam pelaksanaan tugasnya memperoleh pelimpahan kewenangan pemerintahan dari Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah dan menyelenggarakan tugas umum pemerintah”.

“Camat yang di sumpah dan dilantik selanjutnya menangani pelayanan masyarakat di bidang administrasi surat-surat pertanahan, yang meliputi Akte Jual-Beli dan surat-surat yang berkaitan dengan Pertanahan, Camat lah yang menangani Surat-surat tanah untuk di proses lebih lanjut, tetapi sebagai Camat dan atau di sebut sebagai Pejabat Pencatat Akte Tanah Sementara (PPATS) harus melalui Teori Pendidikan Pertanahan lagi yang di payungi lembaga pemerintah yang resmi dan legal adalah Kantor ATR/BPN Kabupaten Indramayu.

WIS pada saat itu selaku Kasubag Pemerintahan Setda Pemerintah Kabupaten Indramayu, waktu itu Tahun 2021/2022 mencatat dan mengkoordinir pejabat camat yang akan dilantik sebagai PPATS.

Pada tahun 2021/2022, WIS menjabat sebagai Kasubag Pemerintahan Setda Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu merekrut masing- masing Camat se-kabupaten Indramayu guna mengikuti pelantikan PPAT di BPN / ATR Kab Indramayu dari 31 Camat,, dan diduga pelantikan hanya 28 Camat, sementara 3 Camat tidak bisa dilantik diantaranya : Winaryo S.STP, selaku Camat Gantar, , Dadang Rusyanto selaku Camat Gabuswetan, dan Endang Ismiati, S.STP selaku Camat Sliyeg.


Disinyalir dan diduga masing – masing Camat berkewajiban membayar Administrasi sebesar masing – masing sebesar Rp.3.800.000 rupiah bila dijumlahkan sebanyak 28 camat maka jumlah nominal sebesar Rp.106.400.000, (Seratus Enam Juta Empat Ratus Ribu Rupiah).

Dari keterangan Camat Dadang,” Dari 31 Camat, hanya 28 Camat yang di Lantik pada 2021/2022, untuk
Ke 3 orang Camat diatas tidak bisa dilantik dikarenakan uang / biaya yang di tentukan nilai nominalnya diduga tidak disetorkan ke pihak Kantor ATR/ BPN, uang milik Camat Endang Ismiati.S. STP yang Sekarang Menjabat Camat Sliyeg di kembalikan Sesuai Jumlah Nominal, untuk 2 orang Camat, : Winaryo, S.STP Sekarang menjabat Camat Cantigi dan Dadang Rusyanto, S.IP, M.Si sekarang Camat Sukra tidak di kembalikan hingga saat ini Maret Tahun 2023, uangnya belum juga di kembalikan kepada 2 orang Camat. 2 dari 3 Camat dapat dilantik di Kantor ATR/BPN Kabupaten Indramayu, Setelah masing-masing membayar Administrasi nya langsung dengan Kantor ATR/BPN Kabupaten Indramayu masing-masing Rp.3.800.000,- yaitu Camat Endang Ismiati, S.STP dan Winaryo, S.STP,” katanya.

Ditempat terpisah wartawan Media Online Beritanyainfo.com Indramayu mengkonfirmasi hal tersebut dengan WIS dijumpai di tempat tinggalnya. WIS menegas kan,” pada waktu itu seluruh Camat Se-Kabupaten Indramayu sejumlah 31 Kecamatan, dari 31 Camat yang sudah mendapatkan SK Pengangkatan Camat ada 28 Camat, sehingga proses pemberkasan di ajukan ke Kantor ATR/BPN, proses juga sangat mudah dan cepat karena masing-masing Camat sudah mempersiapkan foto kopi / salinan SK pengangkatannya dan kantor ATR/BPN pun lebih cepat proses pelantikannya,” ujarnya.

WIS menambahkan,” Sementara untuk ketiga Camat tersebut, : Winaryo, S.STP menjabat Camat Gantar, Dadang Rusyanto, S.IP, M.Si menjabat Kedokan Gabus dan Endang Ismiati, S.STP menjabat Camat Sliyeg, Endingnya Sudah Selesai Mendapatkan Pengangkatan Camat dari Bupati Indramayu, Kemudian, masalah biaya yang dibebankan oleh masing-masing Camat, 31 Camat Se-Kabupaten Indramayu sebesar Rp.3.800.000, Betul, Biaya tersebut yang menentukan adalah pihak Kantor ATR/BPN Kabupaten Indramayu, dan semuanya sudah kami setorkan guna biaya administrasi pelantikan Camat sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS), tempat pelantikannya di pendopo Kabupaten Indramayu dan Saya di mutasi pada bulan juli Tahun 2022 pindah di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Indramayu, jadi semuanya tidak ada masalah, dan semuanya sudah beres dan berjalan kondusif,” pungkasnya. (Asep A. Riyanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

gugat jokowi

gugat jokowi