Personil dan Armada Kapal Satwas PSDKP Ternate Minim

BeritanyaInfo, Kota Ternate – Dalam rangka efektivitas pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan dalam wilayah Provinsi Maluku Utara khususnya wilayah kerja Satuan Pengawasan (Satwas) Sumber Daya Kelautan Dan Perikanan (SDKP) Ternate yang cakupan Wilker (Wilayah kerja)-nya meliputi Ternate, Halmahera Timur (Haltim), Halmahera Tengah (Halteng) dan Halmahera Barat (Halbar), sangat dibutuhkan tambahan armada kapal dan personel Satwas.

Penambahan ini menurut Kordinator Satwas PSDKP Ternate, Yochni A.Idrus, S.St.Pi, adalah untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan. Selain itu juga untuk melengkapi keterbatasan kebutuhan baik personil maupun ketersediaan armada.

” Saat ini personil Satwas PSDKP Ternate berjumlah 6 orang dilengkapi 1 unit kapal patroli pengawasan. Jumlah tersebut bagi kami sangat belum memadai ” tutur Yochni yang baru seminggu menduduki job sebagai kordinator Satwas PSDKP Ternate.

Yochni yang akrab disapa Oni menambahkan, Satwas PSDKP Ternate yang berada di bawah UPT Stasiun PSDKP Ambon, wilayah kerjanya selain Ternate, juga Haltim, Halteng dan Halbar. Dengan Wilker seluas itu, sangat tidak sebanding dengan jumlah personil serta armada kapal yang dimiliki saat ini. Sekalipun menurutnya, terkait pengawasan dan pengawalan wilayah laut ada juga instansi tekhnis lainnya seperti Polair, Basarnas termasuk TNI-AL yang siap berkolaborasi bersama.

Yochni menambahkan, apalagi tupoksi pengawasan dan pengawalan Satwas PSDKP bukan hanya wilayah laut saja tapi juga daratan (zona perikanan yang ada di PPN) seperti sarana Cold Storage, Budidaya perikanan dan lainnya.

Terkait usulan tambahan personil dan armada kapal, Ia berjanji akan berkoordinasi ke UPT Stasiun PSDKP Ambon Maluku. Menurutnya, terkait kebutuhan, intinya akan berhubungan dengan ketersediaan anggaran.
” Mudah -mudahan kita bisa diakomodir terkait kebutuhan tersebut ” tutupnya. (KOKO ATENG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

gugat jokowi

gugat jokowi