Produk UMKM Tubo Masuk Swalayan

BeritanyaInfo, Kota Ternate – Selain memiliki beragam potensi wisata seperti wisata agro, wisata geopark dan wisata budaya, Kelurahan Tubo juga memiliki berbagam UMKM yang digeluti masyarakat setempat.

Ragam Usaha Mikro Kecil Menengah yang menjadi ujung tombak perekonomian masyarakat ini terus dikembangkan dengan terus menciptakan inovasi terbaru agar produknya semakin booming dan dikenal luas.

Beberapa UMKM yang digeluti masyarakat di Kelurahan ini, meliputi, usaha Batik Ma Lefo, UMKM Gosora Ma Faedah, Minyak Cengkeh, Usaha Tani Wanita berupa pengembangan tanaman holtikultura serta usaha kerajinan tangan Salawaku.

Diwawancarai awak jurnalis media ini, (Jumat, 1/9/2023), Lurah Kelurahan Tubo, Roswita Soleman, SE, mengatakan, dengan keberadaan UMKM tersebut bisa memberikan kontribusi berupa tambahan pendapatan keluarga.

” Selain anak muda, UMKM tersebut juga mempekerjakan ibu-ibu. Notabenenya mereka ingin mencari tambahan pendapatan untuk kebutuhan keluarga. Rata-rata mereka sudah memiliki skill yang mumpuni ” ujar Roswita.

Produk UMKM Kelurahan Tubo, menurut Roswita, telah dipasarkan di sejumlah swalayan terutama Swalayan Tara No Ate bahkan di beberapa Maal yang ada di Ternate.

Produk tersebut menurutnya, memiliki khasiat atau manfaat untuk kesehatan tubuh. Sepertinya Minyak Cengkeh yang manfaatnya bisa untuk menyembuhkan sakit masuk angin dan sakit gigi. Demikian halnya Gosora Ma Faedah yang diolah menjadi sirup pala , berkhasiat juga untuk kesehatan.

” Demi pengembangan usaha, para pelaku UMKM ini diberikan pembantuan melalui dana CSR dari PT Pertamina. Selain itu sumber bantuan juga berasal dari Dana Pembangunan Kelurahan. Dana bantuan tersebut dipakai untuk pembelian alat-alat produksi sebagai bagian dari inovasi usaha ” tutur Roswita.

Terpisah, Kepala SDN 56 Kota Ternate, Rukia Taher, S.Pd, saat diwawancarai awak jurnalis media ini, menyebutkan, sebagai bentuk pelestarian potensi keunggulan kearifan lokal di Kelurahan Tubo, pendidikan menjadi wadah penting untuk itu.

Wujud dari pelestarian dan pengembangan tersebut, SDN 56 Kota Ternate yang berdomisili di Kelurahan Tubo, memasukkannya dalam program eskul Kurikulum K13.

” Kami memberikan pelatihan atau praktek kepada siswa-siswi kami di kelas 4,5 dan 6 dalam membuat manisan pala. Selain itu praktek membuat bunga atau ornamen lainnya yang bahan bakunya dari kertas dan kantong bekas ” ungkapnya.

Menurut Kepsek, para siswa-siswi ini juga dilatih menggambar motif batik. Kepsek menyebutkan, ini adalah bagian dari pengembangan potensi keunggulan UMKM yang ada di Kelurahan Tubo.

” Siswa-siswi kami juga turut berpartisipasi dalam kegiatan lomba pada momentum Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kota Ternate. Pada momentum ini siswa-siswi kami turut berpartisipasi untuk mata lomba foklor atau cerita rakyat ” tutupnya. (Koko Ateng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

gugat jokowi

gugat jokowi