Rehab Dua Ruang Belajar SDN 30 Kota Ternate Rencananya di 2024

BeritanyaInfo, Kota Ternate – Guna menunjang efektivitas kegiatan belajar mengajar, sangat dibutuhkan ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai. Seperti halnya di SD Negeri 30 Kota Ternate.

Sekolah yang beralamat di Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, di Tahun Pelajaran 2021 kemarin pernah mengajukan usulan ke Dinas Pendidikan Kota Ternate. Usulan tersebut adalah terkait rehab dua ruang belajar dan pembangunan jamban sekolah.

Diwawancarai awak media ini, (Jum’at, 8/9/2023), Kepala SDN 30 Kota Ternate, Alwia Karim, S.Pd mengungkapkan, dirinya adalah Kepsek baru yang telah menjalani tugas terhitung sudah tiga bulan lebih di SDN 30.
Keberadaannya sebagai Kepsek baru tidak harus menyisakan gap atau kesenjangan dengan Guru-guru apalagi dengan tenaga operator.

” Operator adalah jantungnya sekolah. Olehnya itu saya senantiasa meng-update informasi dari pihak operator agar dapat mengetahui rencana program yang telah dibuat oleh pimpinan sebelumnya ” ujarnya pada awak media ini.

Alwia menyebutkan, berdasarkan informasi dari pihak operator sekolah yang kemudian ditindaklanjuti ke Bagian Perencanaan Dinas Pendidikan Kota Ternate, bahwa usulan rehab dua ruang belajar SDN 30 Kota Ternate belum bisa terealisasi di tahun pelajaran 2023.

Rehab dua ruangan yang diajukan dalam satu paket usulan bersamaan dengan item usulan jamban sekolah di tahun 2021 itu belum bisa terealisasi. Alasannya karena satu item usulan telah dianggarkan dan direalisasi pekerjaannya yakni pembangunan jamban sekolah yang pekerjaannya di tahun 2022. Pekerjaan tersebut telah selesai dan telah difungsikan.

Informasi yang dihimpun dari Kabid Perencanaan Dinas Pendidikan Kota Ternate, menyebutkan, realisasi usulan itu baru bisa diakomodir setelah dua tahun terhitung setelah dianggarkan dan direalisasi usulan lainnya.

” Karena di 2022 telah direalisasi usulan berupa pekerjaan pembangunan jamban sekolah, maka kita harus menunggu dua tahun berselang yakni 2024 baru usulan lainnya bisa diakomodir ” tutur Alwia.

Alwia berharap di tahun 2024 nanti sekolahnya bisa kecipratan bantuan yang bersumber dari DAK Fisik yang nantinya diprioritaskan untuk rehab dua ruang belajar. Ia menyebutkan, dengan ketersediaan fasilitas ruang belajar yang representatif insyaallah dapat menunjang KBM yang aman dan nyaman. (KOKO ATENG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

gugat jokowi

gugat jokowi