Momen Tradisi Surak saat Pengantaran Berangkat Haji

BeritanyaInfo, Indramayu – Momen ibadah haji rupanya tidak hanya membawa kebahagiaan bagi jemaah yang berangkat ke tanah suci maupun keluarganya saja.Di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, momen kebahagiaan itu juga ditularkan kepada warga setempat.

Warga menyebutnya dengan istilah surak hajI, yakni pengendara yang mengantar jemaah haji akan melintas sembari melempar uang koin kepada masyarakat yang berkumpul di jalan.“Dari tahun ke tahun selalu seperti ini, kalau di sini biasanya di jembatan, saat rombongan lewat pasti pada ngelempar uang recehan (koin), ada juga uang kertas.

Lumayan, tahun kemarin saja saya dapat Rp 100 ribu,” kata Karnoto (27), warga Desa Singaraja, Indramayu.Sebelum keberangkatan haji, para jemaah biasanya akan dilepas keluarga, sanak saudara dan kerabatnya dari rumah masing-masing.

Iring-iringan pengandar haji itu dalam istilah warga Indramayu disebut ‘nganter lunga kaji’, saat melintas dan melihat keramaian orang, iring-iringan kendaraan itu kerap melempar uang.

Karnoto menyebut, momen itu sudah seperti tradisi dan berlangsung sejak zaman dahulu. Bukan sekadar bagi-bagi uang, warga meyakini ada makna spiritual di balik tradisi ini. Surak Haji dianggap sebagai simbol sedekah agar perjalanan jemaah menuju tanah suci diberikan kelancaran dan keselamatan.“Kalau cerita dari orang tua, surak kayak gini biar selamat sampai tujuan, pulang juga selamat, dan ibadah hajinya diterima Allah SWT,” jelasnya. (***)

Sumber: facebook.


Eksplorasi konten lain dari BeritanyaInfo

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar